Resep Balado Telor

>> Thursday, January 27, 2011

Artikel sebelumnya sudah ada resep Balado telor, jadi yang ini resep balado telor 2. Bumbunya sama, yang beda hanya cara memasak telornya sebelum dimasukkan ke bumbu. Yuk kita intip bersama cara memasak balado telor!


Bahan:
6 butir telor
8 cabe merah ( boleh ditambah)
4 siung bawang putih
1 buah tomat merah yang matang, iris-iris kecil
1/2 sdt gula pasir (pakai gula merah lebih mantap)
garam secukupnya
4 butir bawang merah, iris tipis
minyak goreng

Cara membuat:
1. Goreng telor menggunakan cetakan apam/apem hingga matang, angkat, sisihkan.
2. Cabe merah ditumbuk kasar dengan bawang putih, sisihkan.
3. Tumis bawang merah sampai harum, masukkan cabe dan bawang putih ( yang telah ditumbuk) dan tomat, aduk rata sampai tomat hancur.
4. Masukkan gula dan garam, aduk rata.
5. Masukkan telor, aduk dan masak sampai bumbu meresap.
6. Angkat dan siap disajikan.

Aku sering menambahkan 2 lembar daun jeruk ke dalam bumbunya, jadi ketika matang, balado telor akan tambah harum. Dimakan dengan nasi hangat kepul-kepul hmmm....nikmat.... (jadi lapar, padahal photo ini sudah lama).

Selamat mencoba!

Read more...

Resep Sup Jamur

>> Sunday, January 23, 2011

Winter (musim dingin), ataupun musim penghujan, dengan udara dingin seperti sekarang sangat cocok jika makan yang hangat, berkuah. Agar badan terasa hangat juga, meski dingin itu bukan salahnya cuaca...hehe... Tujuan lain agar tidak malas beraktifitas, meski udara dingin aktifitas tetap jalan terus. Dan Alhamdulillah 2 hari (kamis dan jumat kemarin) di qatar sini turun hujan. Meski mungkin tidak merata juga hujannya. Tapi jadi serasa di kampung halaman...ngeyeyes... :)

Kali ini buat sup jamur aja yang mudah. Pokoknya simple and praktis deh. Lanjut masak yuk!
Berikut resep sup jamur selengkapnya:

Bahan:
jamur Shimeji, buang akarnya, cuci bersih, tiriskan
fillet daging ayam, iris kecil
air
tepung maizena

Bumbu:
merica/lada halus
garam halus
kaldu bubuk rasa ayam

Taburan: daun ketumbar, iris halus (aku tidak pakai, pas tidak punya stock di rumah)

Cara membuat:
1. Masak daging ayam dan air, hingga setengah matang.
2. Masukkan bumbu dan jamur.
3. Masukkan tepung maizena yang sudah dicampur dengan sedikit air.
4. Masak hingga mendidih kembali dan jamur matang.
5. Angkat, siap dihidangkan hangat. Cocok saat winter seperti sekarang atau musim hujan.

Kalau untuk jualan biasanya menggunakan jamur kaleng, kalau memakai jamur Shimeji ini tentu akan jadi mahal harga jualnya.
Jamur Shimeji itu yang seperti ini apa? Ini dia gambarnya.

Gambar jamur Shimeji

Resep Sup Jamur 2

Sebagai variasi dari resep sup jamur di atas, Anda bisa juga menggunakan telor ayam. Resep sama seperti di atas, daging ayam diganti dengan telor ayam.

Bahan:
jamur Shimeji, buang akarnya, cuci bersih, tiriskan
telor ayam
air
tepung maizena

Bumbu:
merica/lada halus
garam halus
kaldu bubuk rasa ayam

Cara membuat:
1. Masak air hingga mendidih.
2. Masukkan jamur dan bumbu. Lalu masukkan telor, aduk-aduk hingga berserabut.
3. Masukkan tepung maizena yang sudah dicampur dengan sedikit air.
4. Masak hingga matang.
5. Angkat, siap dihidangkan hangat. Beri taburan bila suka.
Cocok saat winter seperti sekarang atau musim hujan.


Bahan dikira-kira sendiri ya, masak tanpa takaran nih :)
Selamat mencoba!

Read more...

Ukuran Metrik Standar | Konversi bahan dalam memasak

>> Wednesday, January 19, 2011

Konversi untuk bahan cair


BahanJumlah
1 gelas belimbing susu/santan/air250 ml
1 sendok makan minyak/air/susu15 ml
1 sendok teh minyak/air/susu5 ml


Konversi cangkir untuk bahan padat


BahanJumlah
1 cangkir tepung terigu125 gram
1 cangkir tepung maizena130 gram
1 cangkir gula pasir250 gram
1 cangkir gula halus155 gram
1 cangkir kacang-kacangan125 gram
1 cangkir mentega/margarine250 gram
1 cangkir keju130 gram
1 cangkir cokelat185 gram

Konversi untuk sebutir telor


TelorBerat
1 butir telor kecil50 gram
1 butir telor sedang60 gram
1 butir telor besar70 gram

Temperatur Oven


Angka pada ovenderajat Celsiusderajat FahrenheitKeterangan
1110230kurang panas
2150302panas sedang
3160320panas sedang
4180360cukup panas
5190374panas
6200390sangat panas

Keterangan:
Panas untuk oven gas lebih kering dibandingkan oven listrik, sehingga waktu memasak dengan oven gas lebih cepat.

Sumber: buku cake and tart

Nah sekarang, kalau Anda tidak mempunyai alat ukur atau timbangan, Anda bisa membandingkan dengan melihat tabel di atas.
1 gelas sama dengan berapa ml air mba?
1 cangkir gula sama dengan berapa gram mba?

Pernah membaca resep yang ukuran pemakaian telor memakai ukuran gram bukan berapa butir? Nah sekarang Anda tinggal melihat daftar/tabel konversi telor di atas. 1 butir telor sama dengan berapa gram. Untuk sebuah resep, biasanya memakai telor ukuran sedang.

Untuk panas oven dengan nomor 3, itu panasnya berapa derajat Celsius mba?
Oven listrik dan oven gas lebih panas mana?

Lebih cepat masak dengan oven listrik atau oven gas?

Semua sudah terjawab dengan tabel konversi di atas ya.
Selamat memasak dan berkreasi!

Read more...

Resep Carang Gesing

>> Saturday, January 15, 2011

Resep kali ini, kudapan dengan rasa manis. Orang Jawa biasanya suka yang rasanya manis :)
Kalau yang tidak suka manis, berarti bukan orang Jawa...hehe... Barusan cerita sama teman, orang yang suka makan pedas, kebawa ke sifatnya juga. Nah, kalau yang suka makan manis, sifatnya gimana? Jawab sendiri-sendiri aja deh :)

Kembali ke topik. Resep Carang Gesing ini cukup sederhana, mudah dibuat, bahan-bahan yang diperlukan  juga sering kita jumpai dengan mudah.
Berikut ini resep Carang Gesing selengkapnya:

Carang Gesing bungkus daun pisang

Carang Gesing dikukus dengan pinggan tahan panas

Bahan:
  • 500 gr pisang Ambon masak (yang sudah manis sekali) -- aku pakai pisang India
  • 200 cc santan siap pakai (biasanya sangat kental)
  • 100 cc air (untuk menambah cairan)
  • 75 gr gula pasir
  • 1 butir telur ayam
  • daun pandan secukupnya, potong-potong (biar harum) -- jangan diganti pasta pandan loh ya!
Pelengkap:
daun pisang untuk membungkus
atau wadah tahan panas

Cara membuat:
1. Campurkan santan, air, gula pasir, aduk hingga rata.
2. Masukkan telur, aduk lagi.
3. Masukkan daun pandan yang sudah dipotong-potong
4. Potong tipis-tipis pisang Ambon, masukkan ke adonan, aduk rata.
5. Bungkus bentuk tum dengan daun pisang, semat pakai lidi atau tusuk gigi, lalu dikukus hingga matang.

* Anda bisa juga mengukusnya dengan wadah tahan panas. Kukus hingga matang.
* Selain dikukus, masak pakai microwave juga bisa, minimal 8 menit atau hingga matang. Bisa dipanaskan 4 menit, kemudian ditambah lagi 4 menit.

Angkat, tunggu agak dingin, dan siap dihidangkan.
Selain dinikmati hangat, Carang Gesing ini bisa dinikmati dingin, masukkan ke dalam kulkas terlebih dahulu sebelum dihidangkan.

Selamat mencoba!

Read more...

Santai sejenak

>> Tuesday, January 11, 2011

Alhamdulillahi rabbil'alamin... tanggal 9 Januari kemarin blog dapurpunyaku.blogspot.com ini genap 2 tahun. Horeeee....
Ini merupakan sebuah perjalanan yang panjang untuk sebuah blog, yang pada awalnya ngeblog hanya iseng, hanya untuk menuliskan sekedar sebagai catatan pribadi, akhirnya bisa jadi seperti sekarang. Dengan ngeblog juga menjadikan aku punya banyak teman, saling mendoakan dengan tulus, nanya kabar meski belum pernah ketemu secara langsung. Indahnya dunia blogging terasa sekali...
Thanks to all...Terima kasih banyak untuk do'a dan support dari teman semua, tanpa kalian blog ini tiada artinya.

Kali ini mau santai dulu, tidak membicarakan resep atau hal yang berhubungan dengan dapur.
Nah kemarin ada teman yang menanyakan di kolom komentar, pertanyaannya seperti di bawah ini:


Yups, sobat Ferdinand pemilik DJsite (yang belum kenal silakan datang ke blognya). Gaya bahasanya yang khas, menarik untuk selalu diikuti perkembangan blognya. :)
Aku memang jarang ya membicarakan tentang Qatar di blog ini? Kirain ga ada yang memperhatikan, ternyata ada juga... :)
Sekalian juga artikel ini untuk menjawab pertanyaan Putri Ayuningtyas (yang tinggal di Jerman). Juga buat teman-teman, siapa tahu ada yang berminat ke Qatar :)

Di Qatar itu bagaimana sih? Ada apa saja?

Di Qatar sini, tidak ada tukang jualan keliling. Mang sayur keliling juga tidak ada. Kalau mau belanja ya ke supermarket atau ke pasar. Untuk makanan jadi, ya beli di restoran/cafe, semuanya dengan bangunan permanen. Bukan buat warung di pinggir-pinggir jalan raya. Ini yang bikin kangen Indonesia. :)
Ijin membuat restoran dan semacamnya tidak mudah dan tidak murah. :(
Yang pasti: ijin usaha, ijin pemadam kebakaran, sewa gedung (tidak murah loh), dan lain-lain (kurang ngerti detailnya sih). Terus kalau misalnya restoran sudah berjalan, tetap di bawah pengawasan suatu badan. Disini disebut baladiya (nulisnya gimana ya?). Tugas mereka diantaranya: melakukan sidak pada restoran, toko/grocery dsb. Kalau tidak patuh ya kena sanksi. Biasanya teguran dulu, terus sanksi dilarang buka seminggu dsb, tergantung dari tingkat kesalahannya juga.
Hal seperti ini, kayanya ada juga di negara lain seperti Belanda (tahu dari cerita teman). Pokoknya untuk sebuah usaha, kebersihan itu hal yang utama. Misalnya begini: di dapur kan biasanya ada meja (meja dapur, dari keramik), biasanya kita menaruh makanan yang mau dimasak, atau yang barusaja matang disitu. Nah misalnya dibawahnya ada sampah (kadang kalau sampah kering seperti kertas atau daun pembungkus tidak segera dibuang, iya kan?) dan hal ini ketahuan baladiya pasti deh kena sanksi. Dan makanan yang ditaruh di meja atasnya tidak boleh dikonsumsi, harus dibuang.

Untuk restoran Indonesia di Qatar ya menunya menu kita, sama saja, ada bakso, rendang, nasi goreng, sate dan sebagainya, walaupun disesuaikan juga dengan kondisi yang ada. Untuk sayuran, biasanya impor dari negara tetangga seperti India dan Srilanka. Kadang dari Australia, Philipina, Thailand juga.
Produk Indonesia, Alhamdulillah sekarang sudah banyak disini. Bahkan ada toko yang pemiliknya orang Indonesia, ya sudah pastilah barang dagangannya juga produk Indonesia.
Misalnya kita menginginkan sesuatu (biasanya untuk ibu hamil yang lagi ngidam, kadang kepengen apa yang ada di Indonesia, tapi tidak ada disini), kita bisa memesannya. Nanti ketika barang sudah datang kita diberi tahu.

Ini contoh produk Indonesia yang ada disini.

Ini cuma yang kebetulan ada stock dirumah, kemarin baca komentarnya DJsite terus diphoto deh. Sudah lumayan banyak kan? Lumayanlah buat obat kangen kampung halaman.
Siapa yang ga betah tinggal disini, sudah seperti di kampung kan? hehe...
Gambar di atas bukan iklan ya...

Air vs listrik
Disini, air lebih mahal daripada listrik. Nah, yang dirumah (di Indonesia) punya sumur, air tinggal ngambil ga perlu bayar, syukurilah :)

Uang Qatar

Gambar uang Qatar

Disini mata uangnya Riyal, biasa disingkat QR (Qatar Riyal)
QR 1 = Rp 2.500 (tergantung dollarnya)

Uang kertas terkecil QR 1 dan terbesar QR 500
Pecahan/coin ada juga, yaitu 25 dirham dan 50 dirham.
QR 1 = 100 dirham

Untuk uang coin ini biasanya kalau di kasir sudah jarang dikembalikan, atau kalau tidak ya diberi kembalian permen/cokelat. Ternyata bukan di Indonesia saja ya? :)

Berapa jumlah orang Indonesia di Qatar?
Jumlah orang Indonesia di Qatar saat ini sekitar 30.000 (mungkin sudah naik lagi, ga nanya ke KBRI sih..hehe...). Bekerja pada bidang industri perminyakan, telekomunikasi, PRT, pekerja bangunan, dekorasi ruang dan sebagainya. Yang membawa family (istri dan anak-anak), biasanya suami saja yang bekerja. Istri di rumah, mengurus rumah dan anak-anak. Jarang yang punya pembantu sih... (soalnya ngambil pembantu disini tidak mudah dan tidak murah).
Seperti aku (hanya di rumah), jadi aku ngeblognya disela kesibukan sehari-hari... kalau suami sudah berangkat kerja, anak sudah pergi sekolah, nengok blog sebentar.

Biaya hidup
Kalau untuk biaya hidup, di Qatar sini sudah dibilang tinggi. Apalagi akhir-akhir ini. Sama dengan di Indonesia ya?

Intinya, dimanapun kita tinggal, pasti ada plus minusnya. Maka harus disyukuri. Nikmat Allah SWT kepada kita tiada terkira jumlahnya. Coba kalau kita bernafas harus bayar, berapa hutang kita kepada Allah? Kita tidak pantas untuk sombong, hanya Allah-lah yang berhak sombong. Allah Maha Segalanya...
Terima kasih atas semua nikmat-Mu kepada kami ya Allah...
Semoga kami termasuk golongan orang-orang yang beriman. Amiinnn....



Info seputar Qatar atau photo-photo tentang Qatar bisa dilihat disini.
Semoga bermanfaat!

Read more...

Sprinkles

>> Thursday, January 06, 2011


Sprinkles, rasanya manis, butirannya cukup kecil dan warna-warni. Biasanya dipakai untuk mempercantik penganan yang disajikan. Misalnya: cake (cake ulang tahun atau cake lainnya yang biasanya banyak hiasannya), cupcakes, cookies, permen coklat dan lain-lain.
Kita dapat membelinya di toko-toko bahan kue atau supermarket.

Berikut ini adalah cokelat butiran, atau kita lebih mengenalnya dengan nama Meises. Sejarah nama meises sebagai berikut:

Cokelat butir atau meises adalah butiran-butiran cokelat yang digunakan sebagai teman makan roti, penghias dan penambah rasa pada cake, kue terang bulan, donat dan es krim. Di Belanda, meises disebut hagelslag dan variasinya disebut muisjes.

Meises sebagai teman makan roti hanya dinikmati di Indonesia dan Belanda. Konon orang Indonesia yang mengenal hagelslag dari orang Belanda sulit menyebutkan kata "hagelslag." Kebetulan cokelat butir banyak digemari gadis-gadis kecil Belanda (meisje) sehingga teman makan roti ini ikut-ikutan disebut meisje. Pengucapan "meisje" untuk cokelat butir menghasilkan beberapa variasi ejaan: meises, mises atau meisyes. Ada juga kemungkinan meises berasal dari kata muisjes karena bentuknya memang mirip.

Meises mempunyai berbagai variasi, meises klasik berwarna cokelat, rasa susu, meises cokelat dengan campuran berwarna-warni, dan meises aneka warna.

Di Amerika Serikat, meises disebut sprinkles dan di daerah seperti di New England dikenal sebagai jimmies. Cupcake dengan taburan meises warna-warni populer sebagai kue ulang tahun anak-anak di Amerika.

Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Cokelat_butir

Berikut ini beberapa gambar meises aneka warna yang sering kita jumpai di pasaran:


Gambar meises warna coklat tua

Gambar meises warna putih

Gambar meises warna warni

Ada juga meises warna cokelat susu yang sering kita jumpai sehari-hari, sayang ga ada photonya. Di Qatar sini meises ini disebut sprinkles juga. Tapi kalau orang Indonesia yang tinggal disini, ya sudah terbiasa menyebutnya meises. Mungkin beda negara akan berbeda juga nama dari sprinkles ini.

Semoga bermanfaat!

Read more...

GELATINE

>> Tuesday, January 04, 2011

Gelatine, bahan yang sering dipakai untuk pengenyal makanan. Banyak dijumpai pada produk seperti jelly, permen. Gelatine ini juga berfungsi untuk memperkokoh suatu adonan seperti pada cheese cake, mousse, pudding, ice cream atau adonan yang menggunakan fresh cream.




Perlu diketahui, pada prinsipnya gelatine dapat dibuat dari bahan yang kaya akan kolagen seperti kulit dan tulang baik dari babi maupun sapi atau hewan lainnya.
Akan tetapi, apabila dibuat dari kulit dan tulang sapi atau hewan besar lainnya prosesnya lebih lama dan memerlukan air pencuci/penetral (bahan kimia) yang lebih banyak, sehingga kurang berkembang karena perlu investasi besar sehingga harga gelatinnya menjadi lebih mahal serta umumnya mutunya kalah dibandingkan dengan gelatine dari kulit babi.

Dipasaran dijual dalam bentuk bubuk ataupun lembaran. Untuk Anda kaum muslim, berhati-hatilah memilih Gelatine, pilihlah yang berlabel HALAL.

Gambar Gelatine di atas hanya sebagai contoh, di pasaran banyak kita jumpai dengan berbagai merk dagang.

***
Untuk lebih lengkapnya, silakan baca artikel berikut, aku copy dari http://warungmuslimah.multiply.com/journal/item/18/GELATINE


Gelatine (Bahan serba guna yang beresiko tinggi tentang kehalalannya)

Pengenalan

Gelatin adalah sangat penting, karena gelatin ini luas dan banyak sekali penggunaannya, bukan saja terbatas pada produk pangan tetapi juga pada produk non pangan seperti kapsul obat-obatan, kosmetika, film, kedokteran, dll.
Penggunaan gelatin dalam industri pangan terutama ditujukan untuk mengatasi permasalahan yang timbul khususnya dalam penganekaragaman produk.

Perlu diketahui, pada prinsipnya gelatin dapat dibuat dari bahan yang kaya akan kolagen seperti kulit dan tulang baik dari babi maupun sapi atau hewan lainnya.
Akan tetapi, apabila dibuat dari kulit dan tulang sapi atau hewan besar lainnya prosesnya lebih lama dan memerlukan air pencuci/penetral (bahan kimia) yang lebih banyak, sehingga kurang berkembang karena perlu investasi besar sehingga harga gelatinnya menjadi lebih mahal serta umumnya mutunya kalah dibandingkan dengan gelatin dari kulit babi.

Penggunaan gelatin sangatlah luas dikarenakan gelatin bersifat serba bisa, yaitu bisa berfungsi sebagai bahan pengisi, pengemulsi emulsifier), pengikat, pengendap, pemerkaya gizi, sifatnya juga luwes yaitu dapat membentuk lapisan tipis yang elastis, membentuk film yang
transparan dan kuat, kemudian sifat penting lainnya yaitu daya cernanya yang tinggi. Fungsi-fungsi gelatin dalam berbagai contoh jenis produk yang biasa menggunakannya (fungsi gelatin pada produk pangan olahan pada kebanyakan kasus dapat digantikan dengan bahan lain, sehingga produk- produk yang disajikan berikut tidak berarti pasti mengandung gelatin, hanya kemungkinan, untuk
memastikannya diperlukan pemeriksaan yang teliti, dengan demikian produk yang sudah diteliti dan disertifikasi oleh LP-POM MUI misalnya, tentunya telah terjamin kehalalannya) antara lain :

 a. Jenis produk pangan secara umum:
berfungsi sebagai zat pengental, penggumpal, membuat produk menjadi elastis, pengemulsi, penstabil, pembentuk busa, pengikat air, pelapis tipis, pemerkaya gizi.

b. Jenis produk daging olahan: berfungsi untuk
meningkatkan daya ikat air, konsistensi dan stabilitas produk sosis, kornet, ham, dll.

c. Jenis produk susu olahan: berfungsi untuk memperbaiki tekstur,
konsistensi dan stabilitas produk dan menghindari sineresis pada yoghurt, es krim, susu asam, keju cottage, dll.

d. Jenis produk bakery: berfungsi untuk menjaga kelembaban produk, sebagai perekat bahan pengisi pada roti-rotian, dll

e. Jenis produk minuman: berfungsi sebagai penjernih sari buah (juice), bir dan wine.

f. Jenis produk buah-buahan: berfungsi sebagai pelapis (melapisi
pori-pori buah sehingga terhindar dari kekeringan dan kerusakan oleh mikroba) untuk menjaga kesegaran dan keawetan buah.

g. Jenis produk permen dan produk sejenisnya: berfungsi untuk mengatur konsistensi produk, mengatur daya gigit dan kekerasan serta tekstur produk, mengatur kelembutan dan daya lengket di mulut.

Berdasarkan sifat bahan dasarnya pembuatan gelatin dapat dikategorikan dalam 2 prinsip dasar yaitu cara alkali dan asam

1. Cara alkali dilakukan untuk menghasilkan gelatin tipe B (Base), yaitu bahan dasarnya dari kulit tua (keras dan liat) maupun tulang. Mula-mula bahan diperlakukan dengan proses pendahuluan yaitu direndam beberapa minggu/bulan dalam kalsium hidroksida, maka dengan ini ikatan jaringan kolagen akan mengembang dan terpisah/terurai. Setelah itu bahan dinetralkan dengan asam sampai bebas alkali,
dicuci untuk menghilangkan garam yang terbentuk. Setelah itu dilakukan proses ekstrasi dan proses lainnya.

2. Cara kedua yaitu dengan cara pengasaman, yaitu
untuk menghasilkan gelatin tipe A (Acid). Tipe A ini umumnya diperoleh dari kulit babi, tapi ada juga beberapa pabrik yang menggunakan bahan dasar tulang.
Kulit dari babi muda tidak memerlukan penanganan alkalis yang intensif karena jaringan ikatnya belum kuat terikat. Untuk itu disini cukup direndam dalam asam lemah (encer) (HCl) selama sehari, dinetralkan, dan setelah itu dicuci berulang kali sampai asam dan garamnya hilang.

Gelatin adalah sangat penting dalam rangka diversifikasi bahan makanan, karena nilai gizinya yang tinggi yaitu terutama akan tingginya kadar protein khususnya asam amino dan rendahnya kadar lemak.

Gelatin kering mengandung kira-kira 84 - 86 %
protein, 8 - 12 % air dan 2 - 4 % mineral. Dari 10 asam amino essensial yang dibutuhkan tubuh, gelatin mengandung 9 asam amino essensial, satu asam amino essensial yang hampir tidak terkandung dalam gelatin yaitu triptofan.

Tinjauan

Titik Kritis Kehalalan Gelatin Keharaman suatu bahan pangan dapat disebabkan oleh karena bahan asalnya (babi dan turunannya, binatang buas, bangkai), sifatnya (memabukkan), dan cara penyembelihan hewan halal (tidak mengikuti syariat Islam). Dari segi teknologi, titik kritis yang harus diperhatikan dalam kaitannya dengan gelatin ialah jenis dan asal bahan serta cara penyembelihan hewan sumber gelatin.

(IHC sumber : Buletin YHT :Nomor 6 Jan 2002)

Read more...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

  © Welcome to my kithen since January 9, 2009

Privacy Policy | Back to TOP